Skip to main content

LOVE



 LOVE

Kebetulan akhir-akhir ini suka dengerin lagu Give me your forever - Zack Tabudlo
Jadi kepikiran maybe it's gonna be interesting to talk about love.

If love has its own definition 
Maybe nobody could really understand what it really means
People said when you fell in love you gave everything, you put energy into that thing
Sadly, you couldn't choose with whom you're gonna put your feeling
I'd rather choose word feeling than heart because 
Even someone fell in love they still got their heart responses, nyomot prinsipnya filsuf stoa 

Control doesn't mean you would deny your feeling,
It means you accept it, then you think about how you would react to it.

Jatuh cinta nggak pernah salah, kalau kata Buya Yahya kamu nggak akan pernah bisa membiarkan hatimu kosong tanpa cinta, tapi kamu punya pilihan untuk mengontrol perasaanmu kamu ingin mengisinya dengan cinta kepada siapa atau apa.
Dr. Fahrudin Faiz juga pernah ngomong di salah satu kajian beliau kalau perasaan nggak pernah salah,  yang terkadang salah adalah bagaimana seseorang mengekspresikan perasaanya, kesimpulannya everything depends how we react with it. Bahkan menurut Weisskirch (2017) jatuh cinta dan hubungan kasih sayang berdampak baik pada kesehatan psikis. Jadi, kalau lagi ngerasa stuck sama hidup mungkin bisa dipertanyakan hatinya apakah masih hidup dengan cinta atau udah mati. 
Well, sebagai seorang manusia aku punya prinsip bahwa cinta tidak sesempit hanya tentang dua manusia yang saling jatuh cinta, you can fell in love with anything, included your God. But for now lets focus on human.

Terus, pernah nggak sih bertanya-tanya apa yang membuat seseorang jatuh cinta?
Menurt Braxton & Cheryl (2010) seseorang dapat jatuh cinta bergantung pada paras dan sikap, namun diantara kedua faktor tersebut yang paling berpengaruh adalah sikap, jadi kalau ada yang insecure punya fisik nggak secantik Gal Gadot atau seganteng Chris Evans you still had a chance to be loved. 

                                                       
PENGARUH CINTA PADA OTAK

Dan, apa yang terjadi pada tubuh saat kita jatuh cinta?
Saat seseorang jatuh cinta maka otak manusia akan mengalami banjir neurokimia dopamin dan oksitosin. Kedua hormon ini menyebabkan kita merasa senang dan bahagia saat kita sedang jatuh cinta. Bahkan Gubernur Jawa Barat pak Ridwan Kamil punya kebiasaan setiap hari memeluk istri beliau selama 20 detik setiap hari, karena hal ini terbukti secara sains diprediksi mampu mengurangi kadar hormon kortisol atau hormon stress.. Walaupun tidak mesti 20 detik yaa.

Cinta itu nda bisa terlalu dipelajari, untuk benar-benar paham apa itu cinta kamu mesti mengalaminya sendiri dan merasakannya (Dr. Fahrudin Faiz).
That's a lot of theory about love, then let's fall in love and feel it.


Referensi :

Braxton-Davis, Princess (2010) "The Social Psychology of Love and Attraction," McNair Scholars        Journal, 14(1),  Available at: http://scholarworks.gvsu.edu/mcnair/vol14/iss1/2
Weisskirch, R. S. (2017) "Abilities in romantic relationships and well-being among emerging adults. Marriage & Family" Review, 53(1), 36-47. 10.1080/01494929.2016.1195471
https://lampungpost.id/oasis/cinta-dan-otak-saling-pengaruh/
https://sains.kompas.com/read/2018/07/14/203100223/7-perubahan-otak-dan-tubuh-saat-jatuh-cinta-menurut-sains?page=all
https://www.alodokter.com/manfaat-berpelukan-untuk-kesehatan-dan-kebahagiaan-yang-sayang-           dilewatkan






Comments

Popular posts from this blog

Konten Ramah Orang Tua

Kipas angin yang nyaring, di luar juga sedang gerimis, ditemani ada secangkir kopi jahe. Rasanya suasana yang pas untuk menulis kembali. Setahun terakhir rasanya seperti kehidupan yang sudah dipilih sendiri, dari mulai pekerjaan dan hal yang lainnya. Memutuskan untuk bekerja di sektor yang tidak pernah dibayangkan saat masih kuliah, juga bukan hal yang masuk dalam perencanaan hidup. Lucu juga sebenarnya, saat kuliah seperti anak sains ambis pada umumnya, yang semua tertata dan tertarget dan termakan quotes motivator, sampai rasanya lupa berpijak. Ah, kenapa jadi puitis ya. Bergabung dengan berbagai organisasi, menyibukkan diri, seolah ingin mengubah dunia keesokan harinya, sekarang harus berdamai dengan realitas bahwa ada diri yang harus dihidupi sendiri, entah ini terdengar kasihan atau malah bangga. Kata orang, harga diri seorang laki-laki itu di pekerjaannya, dan wanita dengan kodratnya feminitasnya harusnya menjadi wanita seutuhnya, dengan me-_nurture_ kehidupannya. Kalau ditanya, ...

Curcol #1 Wanita dan Kerja

 "Ah, rasanya berbicara tentang pekerjaan adalah hal yang paling melelahkan" ucap seorang wanita di umur 20-annya. Kata pekerjaan ditambah dengan bumbu rasa keren dan validitas bekerja dengan ruangan ber-ac. Indonesia yang diisi dengan segudang wilayah industri, seolah memudahkan seseorang untuk selalu bekerja di ruang aman ekonomi. Kebanyakan penduduk lokal hanya digunakan sebagai buruh tingkat bawah baik laki-laki maupun wanita. Realita tempat kerja ber-ac yang jarang dimengerti. Sepertinya saya kehilangan fokus, mari kembali membahas bekerja dan wanita. Sedari kecil, umumnya orang tua menginginkan agar kelak anaknya bisa menghidupi dirinya dengan cara yang tidak "menggenaskan".  Setiap tahun umur anaknya dirayakan, lalu mengamini agar kelak dapat bekerja dengan nyaman dan mendapatkan uang. Namun, di banyak daerah wanita seolah ditiadakan pada peran tersebut. Wanita dididik agar menjadi makhluk yang lemah lembut, tak berdaya, penurut dan tidak banyak tanya. Seolah...

Curcol #2 Kopi dan Rokok

Pagi-pagi, hari minggu, ada buku, terus ada kopi, banyak pohon, duduk depan rumah, sepertinya hal yang pantas untuk diidamkan. Sebagai salah satu keturunan dayak-sulawesi yang ada kebanjar-banjarannya, meminum kopi atau teh saat pagi hari adalah hal yang lumrah. Apalagi jika ditambah dengan wadai alias kue untuk panas-panas, yang baru saja dibeli dari tukang dagang keliling di pagi hari. Sedari kecil, saya terbiasa melihat budaya orang banjar dengan sarapan "kue untuk" dan kopi atau teh di pagi hari, sembari menunggu anaknya berangkat sekolah, jika yang merokok maka akan sambil merokok, jika yang tidak ya akan dengan kue dan minumannya saja. Bahkan saya masih ingat saat itu, waktu kami memutuskan  untuk pindah ke Sulawesi dan mamah tetap dengan budaya banjarnya menyediakan sarapan beserta teh serta bekal untuk si vita kecil ini agar tidak kelaparan di sekolah. Kembali bercerita tentang rokok dan kopi, dua imboost dopamin yang tidak pernah ketinggalan zaman, bahkan pada tahun...