Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2025

Kapan Bicara selain Makan

Perut lapar, kepala pusing, dan kena penyakit maag, parahan dikit tipes, lebih parah lagi didiagnosis maag akut atau malah komplikasi. Syukur-syukur kalau bisa tahu penyakitnya apa, boro-boro mau berobat, tahu bahwa maag itu perlu diobati saja mungkin tidak tahu.  Begitulah gambaran masyarakat Indonesia di beberapa sudut kota madya dan kabupaten waktu itu yang pernah saya kunjungi bersama teman-teman. Sebagai makhluk sosial yang menyukai kegiatan sosial membuat saya memiliki beberapa akses untuk bertemu langsung dengan orang-orang seperti yang ada di paragraf pertama dan kebetulan waktu itu sasarannya adalah orang-orang tua yang hidup sebatang kara, atau jika pun hidup bersama keluarga, mereka hidup dalam kemiskinan struktural. Kemiskinan struktural secara sederhana dapat diartikan sebagai kemiskinan yang terjadi secara turun temurun dalam satu keluarga. Mengapa kemiskinan struktural ini bisa terjadi? Karena dalam keluarga tersebut mereka tidak memiliki akses untuk mendapatkan hak-...

Kelompok

  Sedari kecil manusia diajari agar bisa memiliki hubungan yang baik antar sesama, dan terbiasa hidup berkoloni dengan orang-orang yang memiliki selera atas hal yang sama. Semakin dewasa saya malah mengerti bahwa poin ini sepertinya tidak bisa diterapkan selamanya, nyatanya memiliki pertemanan yang beragam sehingga memiliki pandangan hidup yang beragam pula lebih membantu untuk bisa bertahan hidup. Kebiasaan berkoloni sebenarnya bukan hal yang baru bagi manusia. Dari zaman prasejarah, manusia juga terbiasa hidup berkelompok dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan makanan atau merasa aman karena hidup tidak merasa sendiri. Sehingga bukan hal yang baru jika hingga saat ini manusia masih menerapkan pola hidup berkelompok hampir di semua lini. Tidak ada yang salah dengan keinginan untuk memiliki satu lingkaran pertemanan atau kelompok, hanya saja bisa berpotensi menjadi masalah ketika ada perasaan merasa lebih unggul, atau bahkan...

Kenal

       Saat seseorang mengingat nama seseorang apakah sudah dianggap kenal. Kenal sendiri menurut KBBI merupakan keadaan dimana seseorang mengetahui orang lain baik dalam kadar yang dangkal maupun dalam, oleh karenanya kadang ada kalimat seseorang sekadar mengenal atau sudah benar-benar mengenal orang tersebut. Namun berbicara tentang proses mengenali yang sering dikaitkan dengan orang lain, ternyata ada yang mungkin lebih menarik yaitu mengenali diri sendiri.  Berawal dari rasa penasaran saat melihat kasus depresi yang banyak meningkat bahkan dari lingkungan pertemanan dari yang normal dan ada juga yang aneh seperti fenomena oknum mendiagnosis diri sendiri dengan menaruh kata "bipolar" di bio sosial media pribadi, serta lingkungan pertemanan yang tidak represif terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kata depresi. Saya juga membaca beberapa kasus khususnya di Banjarbaru yang notabene merupakan Kota madyanya Kalimantan Selatan kala itu dan menemukan bahwa terdapa...

Perempuan

Konon katanya wanita muncul setelah adanya Nabi Adam di Surga dan karena wanita pula akhirnya Nabi Adam diturunkan dari Surga. Pandangan seperti ini yang biasanya dijadikan bahan becandaan kaum laki-laki bahwa tumpu kesalahan manusia saat ini tidak berada di surga adalah karena wanita, mungkin oknum-oknum itu lupa bahwa karena hal tersebut juga saat ini ada peradaban yang membuat manusia sekarang bisa merasakan dunia, *Win-win argumen* perempuan dan laki-laki saling melengkapi. Laki-laki yang menjual agama atau bertameng agama dibalik sifat maskulin berlebih kadang malah menjadi sumber penyakit di kalangan masyarakat terutama masyarakat menengah ke bawah. Saat ini kasus pelecehan seksual tidak hanya terjadi terhadap wanita di luar keluarga bahkan banyak kasus terhadap saudara bahkan anak kandung sendiri. Banyak faktor mungkin yang bisa menjadi penyebab seseorang bisa memuaskan hasrat seksual hingga memutuskan bertindak menyalahi norma yang berlaku. Lagi-lagi mungkin adalah kemudahan ak...

Seblak

You know when you get angry, and you just want to blurt things out—whether it's just regular anger or you're completely pissed off? I always wonder why, when I’m upset about something or when I’m around my loved ones, it feels like my brain just shuts off and I can’t think clearly. Do other people experience the same thing? Maybe it's a pattern—like when you're in danger or just too comfortable with someone. Or maybe it happens when you’re low on energy, and suddenly you crave Seblak or something really sweet. I’ve been curious about this and wanted to understand it better. So, the hypothalamus plays a big role here. When you get angry at something or someone, the hypothalamus is like the boss that indirectly tells the adrenal glands to produce cortisol. But even before the hypothalamus acts, there’s an even bigger boss—the amygdala. It’s the one that kicks off the whole reaction by alerting the hypothalamus. Once cortisol gets produced by the adrenal glands, it affects...

Kebenaran

Semakin seseorang mencari hal yang benar dan yang salah maka pasti semakin banyak opsi yang akan berakhir pada area abu-abu alias benar atau tidak. Saya meyakini bahwa kebenaran adalah sesuatu yang kompleks, karena sekalipun seseorang mengatakan dirinya memiliki prinsip lalu berpegang pada hal tersebut lantas memaksa orang lain untuk meyakini apa yang menurut dia benar, sejatinya ia sudah ragu bahwa apa yang dia yakini adalah kebenaran. Seseorang yang meyakini suatu kebenaran tak payah berusaha sampai tahap memaksa hanya untuk mencari teman hingga merasa tak sendiri. Konsep berjamaah dalam kebenaran memang bukan hal yang salah, bahkan dianjurkan jika ditinjau dari sudut pandang agama. Karena agama sendiri konsepnya adalah kebenaran yang disebarkan agar dapat diaminkan bersama. Mengapa saya mengambil contoh agama mungkin spesifik agama islam, karena saya juga menganut agama islam dan di agama ini konsep berjamaah merupakan konsep yang dijunjung tinggi. Hal itu tergambar dari pemahaman p...

TOLERANSI

Kerusuhan atau pertengkaran adalah hal-hal yang biasa terjadi ketika seorang atau sekelompok individu melewati batas toleransi individu atau kelompok lainnya. Namun, jika ditarik lebih sempit ada pula toleransi pada diri sendiri yaitu ketika manusia memiliki batas toleransi terhadap diri sendiri baik secara fisik maupun psikis. Meminjam kata dr. Jiemi Ardian seorang psikiater penulis buku Merawat Luka Batin yang mengatakan bahwa "Manusia dengan jendela toleransi yang baik akan memiliki hubungan emosi yang baik terhadap dirinya dan orang lain", mungkin bahasa yang lebih mudahnya adalah individu yang memiliki sikap "ya sudahlah" terhadap pada berbagai kondisi akan lebih mudah beradaptasi dibandingkan dengan individu yang terbiasa detail dengan segala macam kondisi. Agaknya saat ini toleransi telah menjadi kebutuhan seseorang agar dapat hidup tenang ditengah masifnya arus informasi terutama sosial media, namun yang menjadi pertanyaan apakah ada batasan tertentu sehing...