Skip to main content

Nam Nam buah Eksotik Kalimantan


Namnam (Cynometra cauliflora L.)


Kingdom         : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Angiospermae
Kelas   : Magnoliopsida
Subklas : Rosidae
Ordo    : Fabales
Famili : Fabaceae (Leguminosae)
Genus  : Cynometra
Spesies : Cynometra cauliflora L.




Nama Lokal : Namnam
Deksripsi :
Namnam memiliki batang silindris, permukaan batang terdapat benjolan, kulit batang memiliki tekstur berpuru. Habitus pohon Namnam yaitu pohon kecil dengan tinggi 3-15 m dengan diameter sekitar 20 cm. Tumbuhan ini memiliki tajuk membulat hampir rapat, beberapa tajuk terdapat pula yang rapat. Ranting Namnam memiliki posisi zigzag terlihat pada gambar B. Namnam memiliki daun majemuk dengan sepasang anak daun. Daun berwarna putih kehijauan atau hijau kemerahan ketika muda dan hijau cerah hingga hijau gelap jika sudah tua. Permukaan atas daun Namnam mengkilat sedangkan putih kusam pada permukaan bawah daun. Daun Namnam berbentuk lonjong dengan Panjang 5-10 cm dan lebar 3-5 cm, pangkal miring dengan kedudukan anak daun berhadapan seperti terlihat pada gambar D. Namnam memiliki bunga dalam tandan rapat dan menempel pada batang seperti terlihat pada gambar. Bunga ini berwarna putih atau merah muda pucat. Bunga ini muncul dari mata kayu. Tekstur mata kayu Namnam keras. Bentuk buah Namnam polongan, elips miring hingga setengah lingkaran dengan permukaan tidak rata (bergelombang), berwarna kuning coklat, dan daging buah berwarna putih, rasa manis asam.Buah berwarna hijau kecoklatan ketika muda dan kuning ketika tua. Namnam biasanya berbunga pada bulan juni dan September serta waktu berbuah pada bulan agustus dan November. Hal ini mengakibatkan pada saat pengambilan data di lapangan tidak didapatkan data langsung foto buah namnam.

Habitat :
Namnam memiliki habitat di tempat terbuka dan di daratan datar. Habitat asal tumbuhan ini Malaysia, khususnya wilayah Peninsula, Malaysia Utara.

Budidaya :
Namnam umumnya dibudidayakan dengan biji,mencangkok atau menempel.

Penyebaran :
Penyebaran namnam meliputi India, Malaya, Indonesia, serta beberapa daerah di Asia Tenggara lainnya.
Potensi :
Potensi dari namnam meliputi pemanfaatan senyawa antioksidan, bahan pembuatan sirup, tanaman hias, mainan gasing tradisional dari bagian kayu, daun sebagai obat diare serta buah untuk penyegar badan.
Daftar Pustaka :
Cahyono, A., D. T. Adriyanti., A. Syahbudin & A. F. Basori. 2014. Tanaman Langka Indonesia. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Comments

Popular posts from this blog

Konten Ramah Orang Tua

Kipas angin yang nyaring, di luar juga sedang gerimis, ditemani ada secangkir kopi jahe. Rasanya suasana yang pas untuk menulis kembali. Setahun terakhir rasanya seperti kehidupan yang sudah dipilih sendiri, dari mulai pekerjaan dan hal yang lainnya. Memutuskan untuk bekerja di sektor yang tidak pernah dibayangkan saat masih kuliah, juga bukan hal yang masuk dalam perencanaan hidup. Lucu juga sebenarnya, saat kuliah seperti anak sains ambis pada umumnya, yang semua tertata dan tertarget dan termakan quotes motivator, sampai rasanya lupa berpijak. Ah, kenapa jadi puitis ya. Bergabung dengan berbagai organisasi, menyibukkan diri, seolah ingin mengubah dunia keesokan harinya, sekarang harus berdamai dengan realitas bahwa ada diri yang harus dihidupi sendiri, entah ini terdengar kasihan atau malah bangga. Kata orang, harga diri seorang laki-laki itu di pekerjaannya, dan wanita dengan kodratnya feminitasnya harusnya menjadi wanita seutuhnya, dengan me-_nurture_ kehidupannya. Kalau ditanya, ...

Curcol #1 Wanita dan Kerja

 "Ah, rasanya berbicara tentang pekerjaan adalah hal yang paling melelahkan" ucap seorang wanita di umur 20-annya. Kata pekerjaan ditambah dengan bumbu rasa keren dan validitas bekerja dengan ruangan ber-ac. Indonesia yang diisi dengan segudang wilayah industri, seolah memudahkan seseorang untuk selalu bekerja di ruang aman ekonomi. Kebanyakan penduduk lokal hanya digunakan sebagai buruh tingkat bawah baik laki-laki maupun wanita. Realita tempat kerja ber-ac yang jarang dimengerti. Sepertinya saya kehilangan fokus, mari kembali membahas bekerja dan wanita. Sedari kecil, umumnya orang tua menginginkan agar kelak anaknya bisa menghidupi dirinya dengan cara yang tidak "menggenaskan".  Setiap tahun umur anaknya dirayakan, lalu mengamini agar kelak dapat bekerja dengan nyaman dan mendapatkan uang. Namun, di banyak daerah wanita seolah ditiadakan pada peran tersebut. Wanita dididik agar menjadi makhluk yang lemah lembut, tak berdaya, penurut dan tidak banyak tanya. Seolah...

Curcol #4 Katawa

Alem kalutuh, mun kuan uluh huran, apalagi mun belum lekan lewu je jatuh are uluh nah, tau kare are je belum tapi iye beda alam ah. En jikau tutu en dia, dia katawa kia. Makin maju zaman makin are uluh je tame ka lewu itah, en niat bahalap en dia, Tuhan ih je nampa kaputusan ah. Harun due kalimat tuh manampa tulisan jituh, pehe jadi angat kuluk kuh. Ampi mangat nampa mahapa bahasa Indonesia dibanding bahasa kabuat. Okey, tampuli membahas perkara katawa en dia katawa. Oleh akhir-akhir tuh, pambelum angat are lepah melai kantor akan manggau duit, kadang aku tuh mikir, en uluh tuh puna harus belum kilau tuh kah, kurik, sakula, bagawi, mun rajaki a manikah mbah te manak mbah te matei. En kate ih? Tapi, mikir kia, buhen pambelum harus are kare kahandak, amun kuan motivator nah, angat itah tege motivasi kua. Tapi, kenampi umba uluh je handak belum ie kate-kate ih, en jikau sala ?. Harun endau umba Azi, ikei due mander narai kabeda antara menggite informasi bara sosial media je kilau instagra...